Tali sepatumu lagi lagi terlepas, tak bisakah kau menalikannya dulu?

Jaket biru dengan lubang disamping ketiak

Jeans belel kotor nan lusuh

Berlarian,

Antara aku dan pikiranmu

Berbeda,

Tercengkram erat foto delapan tahun lalu

Ketika putih abu masih membalut tubuh kita

Senyum polos bersampingan

Kini manis menjadi getir

Umpatan itu melewati telinga kiriku

Mengapa kita hanya bisa saling menyakiti ?

Kamu dan egoku berpunggungan

Jangan biarkan aku memilih

Tak ada benar dan salah

Ini hanya masalah aku, kamu, dan ego kita

Untuk kesekian kalinya

 Seperti biasanya

 

Komentar